setelah hasil pemeriksaan semuanya selesai,maka kami semua masih menunggu di UGD sampai ada hasil analisis dokter. dari jam 8 pagi sampai jam 5 pagi besoknya baru mendapat kepastian mama harus menjalani rawat inap.
sebelumnya,mama diberikan obat dari dokter syaraf yang efeknya dilihat 4-6 jam setelah meminum obat yang diberikan. karena mama memang orangnya tidak sabaran, dan tidak ingin dirawat,maka mama mengeluh untuk pulang. apabila reaksinya kejang,maka mama harus dirawat,apabila tidak ada reaksi apa-apa maka mama diperbolehkan pulang. alhamdulillah mama tidak menunjukan reaksi apa-apa, hanya saja dokter bagian penyakit dalam meminta mama untuk rawat inap karena gula darahnya yang tinggi. sebenernya ada beberapa hal yang membuat gula darah mama menjadi tinggi,tapi saya kurang mengerti apa sebabnya,hanya mama yang tau dan agak rumit menjelaskanya.
pukul 5 pagi saya dan papa harus kembali kerumah karena adik-adik saya harus kesekolah untuk menyiapkan sarapanya. mama akhirnya ditunggu bersama eyang kakung dan eyang putri sambil menunggu mendapatkan ruangan. saya pulang juga untuk membayar uang kuliah yang memang berencana akan membayar,dan kemudian kembali kerumah sakit untuk menunggu mama.
siangnya setelah saya tidur sebentar dari kelelahan seharian tidak tidur,saya mandi dan langsung bersiap-siap ke bank untuk membayar uang kuliah dan melanjutkan kerumah sakit. sesampai dirumah sakit mama sedang tidur,rupanya eyang putri dan kakung sedang pulang,untuk istirahat dan bergantian menunggu mama. sedih rasanya ngeliat mama sakit. tidak pernah sebelumnya mama menjadi ringkih seperti itu.
tak lama berselang,selesai solat jumat papa kembali ke kamar, lalu saya,mama dan papa berbincang-bincang penuh canda.melihat kondisi mama yang sudah membaik sedikit lega dibanding kemarin yang tak berdaya.
sore harinya,adik saya dan eyang kakung,eyang putri kembali kerumah sakit. ternyata eyang kakung dan eyang putri membawa perlengkapan untuk menginap. kenapa bukan papa? karena kondisi papa saat itu juga tidak memungkinkan,sedang batuk yang cukup parah,takutnya dengan lingkungan rumah sakit akan menambah penyakitnya.
mama meminta saya untuk menginap. sebenarnya tanpa mama meminta pun saya ingin sekali menemani mama kapan pun dan dimana pun,rasanya ingin tahu perkembangan kondisi mama. Alhamdulillah kondisi mama semakin membaik,bahkan terlihat sangat baik dan sehat,hanya saja ada jarum infus yang menempel pada lenganya.hehhee
keluarga,saudara jauh dekat semua berkunjung kerumah sakit satu persatu. mereka berkata juga demikian.mama tidak seperti layaknya orang sakit. badanya sangat segar,lebih segar ketika berada dirumah.
bermalam dirumah sakit pun memiliki pengalaman yang berbeda dan juga mengesankan. bersama eyang uti dan kakung tidurnya,terkadang tidur bersama mama dikasur pasien. ketika dokter dateng saya bergegas pindah karena takut dimarahi. menanyakan kondisi kepada tiap suster yang memeriksa tekanan darah,dan kadar gula darahnya. ke laboratorium untuk mengantar hasil ambil darah. hingga malam-malam menjelajah sepanjang pedagang kaki 5 bersama eyang kakung untuk mencari makan.
perlu diketahui bahwa eyang kakung saya berusia 64 tahun tapi badanya masih tegap dan masih kuat untuk berjalan jauh sekalipun. itu sebabnya saya senang sekali selama berada dirumah sakit bisa jalan-jalan bersama beliau.