tepat hari selasa tanggal 15 juni 2010 kemarin, anak-anak departemen pemberdayaan perempuan BEM FH UNDIP ngadain seminar tentang kanker serviks..
banyak lho yang tertarik ikut acara ini. ga hanya para wanita aja, tapi ada para pria yang mau tau tentang apa sih penyakit kanker serviks itu.
banyak yah yang masih pensaran sama penyakit yang "mematikan" itu...sebagai wanita kita rentan kena penyakit itu lho,karna yang bisa terkena penyakit itu hanya wanita aja,secara penyakit itu kan adanya di leher rahim.
sedikit share ilmu yang baru aja gw dapet dari seminar kemaren nih..
temen-temen semua tau ga sih kalo misalnya kanker leher rahim atau kanker serviks yang disebabkan oleh virus human papilloma virus (HPV) ini di dunia menempati urutan ke 2 lho setelah kanker payudara. sementara untuk di negara berkembang, penyakit ini menempati urutan teratas dalam kategori penyakit yang mematikan. serem juga yaa...
jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV dengan tipe 16 dan 18. namun, virus ini juga bisa disebabkan karena sel-sel abnormal pada leher rahim seperti paparan radiasi, atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam waktu yang cukup lama.
gejala-gejalanya yang dapat timbul pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. dan gejala fisik pada umumnya hanya dirasakan si penderita yang sudah stadium lanjut yaitu munculnya rasa sakit, pendarahan pada saat melakukan hubungan suami istri, keputihan yang berlebihan, pendarahan tidak normal yang terjadi diluar siklus menstruasi,dan penurunan berat badan secara drastis. dan apabila sudah menyebar ke pinggul maka si penderita akan merasakan rasa sakit pada bagian pinggul dan akan mengalami pembesaran pada ginjal
perempuan yang rawan terkena penyakit ini sekita usia 35-50 tahun, terutama bagi yang sudah aktif melakukan hubungan suami istri sebelum usia 16 tahun. kemungkinan wanita yang belum usia 16 tahun telah melakukan hubungan seksual terlalu dini resiko terserang penyakit kanker serviks ini adalah 2 kali lipat.
jangan khawatir nih buat para wanita yang ingin mengetahui apakah dirinya terkena kanker serviks atau tidak,bisa melakukan deteksi sedini mungkin,misalnya melalui
1. pap smear, yaitu metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim
2. menggunakan asam asetat (cuka) relatif lebih mudah dan murah dilakukan
3. tekhnologi hybrid capture II system (HCII) metode ini terbaru untuk mendeteksi dini kanker leher rahim
penyakit ini juga bisa dicegah. misalnya dengan tidak melakukan hubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti, rajin melakukan pap smear tiap dua tahun skali bagi yang sudah aktif berhubungan seksual, memelihara kesehatan tubuh, dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak seksual.
naah itu dia ilmu yang gw bisa share dari hasil seminar kanker serviks kemarin. mudah-mudahan bermanfaat bagi temen-temen wanita yaah, dan jangan salah lho buat para kaum adam juga bermanfaat untuk nantinya..
banyak lho yang tertarik ikut acara ini. ga hanya para wanita aja, tapi ada para pria yang mau tau tentang apa sih penyakit kanker serviks itu.
banyak yah yang masih pensaran sama penyakit yang "mematikan" itu...sebagai wanita kita rentan kena penyakit itu lho,karna yang bisa terkena penyakit itu hanya wanita aja,secara penyakit itu kan adanya di leher rahim.
sedikit share ilmu yang baru aja gw dapet dari seminar kemaren nih..
temen-temen semua tau ga sih kalo misalnya kanker leher rahim atau kanker serviks yang disebabkan oleh virus human papilloma virus (HPV) ini di dunia menempati urutan ke 2 lho setelah kanker payudara. sementara untuk di negara berkembang, penyakit ini menempati urutan teratas dalam kategori penyakit yang mematikan. serem juga yaa...
jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV dengan tipe 16 dan 18. namun, virus ini juga bisa disebabkan karena sel-sel abnormal pada leher rahim seperti paparan radiasi, atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam waktu yang cukup lama.
gejala-gejalanya yang dapat timbul pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. dan gejala fisik pada umumnya hanya dirasakan si penderita yang sudah stadium lanjut yaitu munculnya rasa sakit, pendarahan pada saat melakukan hubungan suami istri, keputihan yang berlebihan, pendarahan tidak normal yang terjadi diluar siklus menstruasi,dan penurunan berat badan secara drastis. dan apabila sudah menyebar ke pinggul maka si penderita akan merasakan rasa sakit pada bagian pinggul dan akan mengalami pembesaran pada ginjal
perempuan yang rawan terkena penyakit ini sekita usia 35-50 tahun, terutama bagi yang sudah aktif melakukan hubungan suami istri sebelum usia 16 tahun. kemungkinan wanita yang belum usia 16 tahun telah melakukan hubungan seksual terlalu dini resiko terserang penyakit kanker serviks ini adalah 2 kali lipat.
jangan khawatir nih buat para wanita yang ingin mengetahui apakah dirinya terkena kanker serviks atau tidak,bisa melakukan deteksi sedini mungkin,misalnya melalui
1. pap smear, yaitu metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim
2. menggunakan asam asetat (cuka) relatif lebih mudah dan murah dilakukan
3. tekhnologi hybrid capture II system (HCII) metode ini terbaru untuk mendeteksi dini kanker leher rahim
penyakit ini juga bisa dicegah. misalnya dengan tidak melakukan hubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti, rajin melakukan pap smear tiap dua tahun skali bagi yang sudah aktif berhubungan seksual, memelihara kesehatan tubuh, dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak seksual.
naah itu dia ilmu yang gw bisa share dari hasil seminar kanker serviks kemarin. mudah-mudahan bermanfaat bagi temen-temen wanita yaah, dan jangan salah lho buat para kaum adam juga bermanfaat untuk nantinya..


0 komentar:
Posting Komentar